Catatan Lepas

Cerita di Antara Meja Coklat

16:45

Sore yang baik disapa dengan baik. Jangan lelah untuk berpikir positif.
Photo by Stoksnap.oi

Kabel hitam itu mengular. Satu ujung  berada di meja pojok barat, sedangkan satu ujung lainnya ada di meja tengah. Badan kabel yang ada di antara ujung kabel menggelantung dan melengkung-lengkung. Kabel sudah mirip polah ular di antara asrinya Amazon.

Tak ada yang membicarakannya. Sepertinya dunia ini sedang sibuk dengan urusan-urusannya sendiri. Urusan yang tampak sibuk itu mungkin memang tak ada hubungannya dengan kabel yang mengular dan menggantung itu.

Catatan Lepas

Sajak Ada Terlalu

14:55


Tak ada yang terlalu buruk
Sering kali melihat hal-hal yang tidak disuka
Ketidaksukaan itu acap lahir dari sekali pandang
Tanpa kenal, tanpa ingin kenal
Tidak suka begitu saja
Kadang menyesalinya, kadang mensyukurinya

Catatan Kecil

Tiga Hal tentang Purbalingga Sehati

16:09

Pemerintah Kabupaten merilus "Purbalingga Sehati",
sebagian masyarakat kukuh saja untuk jadi "Purbalingga Perwira"

Niat hati Bupati Purbalingga untuk membikin semangat jajaran birokrat dan warga berkibar melalui slogan Purbalingga Sehati bertepuk sebelah tangan. Banyak anggota masyarakat malah tak sehati dengan Perbup No 66 Tahun 2017 itu.

Dalam hitungan menit dari 17 pukulan gong di pukul 17.17, tanggal 17 Juli 2017, tagar #SavePurbalinggaPerwira, #SavePerwira hingga #TolakSehati membanjiri linimasa di berbagai platform media online milik warga Purbalingga.

Untuk melihat detail semaraknya polemik ini di media sosial, sila search Purbalingga Sehati di mesin pencarian. Maka di sana akan terpapar banyak status, video bahkan meme yang menyuarakan pendapat warga Purbalingga.

Jepret

Pesta Pora Takir Habis Tahlil Mupati

15:45

Takiran serupa dengan berkat yang diterima selepas ngaji bersama di rumah Si Empunya Hajat. Simbol silaturahmi dan keguyuban. (Foto sumber dari dokumen pribadi).

Ketika saya melangkah masuk ke rumah Pak Salam, sudah banyak orang duduk berjejer. Mereka mepet tembok seakan menyerupai lingkaran. Ketika saya duduk, kami masih perlu menunggu kedatangan beberapa orang lagi.


Yang kami tunggu bukan pejabat. Sebab, ngaji tahlil malam itu nggak mengundang pejabat level desa, kecamatan ataupun kabupaten. Bahkan, Pak RT saja berhalangan hadir. Kami melingkar untuk tahlil mitoni sederhana.

Catatan Lepas

Sajak Pohon

18:15

Setiap pohon punya kisahnya masing-masing, tapi terkadang punya akhir yang sama; tumbang
Photo by stocksnap.io
Pohon pohon pohon
Hijaumu menaungi setapak demi setapak
Hijaumu mewujud belantara kaum serangga
Hijaumu menjadi rumah hantu-hantu menggantung

Pohon pohon pohon
Pernah menjadi berhala lekat kemenyan
Sekalipun tak pernah mampu mengunyah sesembahan
Menjadi keramat tapi selalu mengucap dzikir

Catatan Kecil

Wajah Dunia Pendidikan di Purbalingga, Mau Menambahkan?

16:45

Dunia pendidikan di Purbalingga biasa dibahas. Baik untuk komoditas berita ataupun proyek
Foto dokumentasi pribadi.
Sejak memasuki April 2017, saya sudah ingin menulis tentang tlatah pendidikan di Purbalingga. Keinginan ini muncul begitu saja, tanpa alasan khusus. Lagipula untuk apa alasan khusus, toh saya juga bukan orang dinas ataupun anggota dewan.

Membahas pendidikan itu levelnya "penting dan perlu". Alasannya sangat banyak, tentu. Salah satunya karena pengeruk pundi-pundi keluarga adalah pendidikan, selain juga belanja harian, cicilan leasing dan berbagai tanggungan lainnya.

Kali ini, saya ingin berbicara soal Wajah Pendidikan di Purbalingga, di masa kini. Seperti apa ya rupanya?

Catatan Kecil

Nyasar Berjamaah, Eh Subuh Berjamaah

17:46

Warga Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu selepas mengikuti Subuh Berjamaah bareng Pemkab Purbalingga.
Ringtone alarm dari dua hape berbeda merek, berbunyi. Suaranya pelan, mungkin karena dalam kondisi ngantuk, jadi kesadaran indrawi juga belum berada di ambang batas normal. Waktu itu, Kamis 29 Maret 2017, sekitar pukul 01.00 lebih.

Dini hari itu, saya baru pulang ke rumah sekitar pukul 23.30. Habis nonton Layar Tanjleb dalam rangka Hari Perfilman Nasional 2017 di Alun-alun. Plus habis diskusi Majapura Murub 2017 di pinggir jalan, seraya ngopi.

Catatan Kecil

Penculikan Anak yang Bikin Gila

17:59

Banyak cerita yang berseliweran, salah satunya adalah kisah penculikan anak.
Photo by picography.co
Saat hendak pulang ke rumah adik istri saya dikuntit oleh mobil. Ketika itu, cewek Kelas 7 ini hendak pulang kerumah dan masih ada di depan sekolah. Tapi dia merasa aneh dengan pandangan pengendara mobil yang mengarah padanya.

Sudah beberapa hari ini, ada cerita soal penculikan anak. Si adik ini lantas tanggap dan pergi dari pinggir jalan. Waspada. Dan ternyata, mobil itu menguntit di belakangnya. Sudah pasti, dia jadi takut. Mobil itu baru mau bergenti menguntit saat, dia masuk ke gang untuk bersembunyi di rumah teman.

Cerita Lepas

Pengendara Cewek yang Suka Menebar Hoax

15:17

Berhati-hatilah di jalan raya, karena kita tak tahu akan berpapasan dengan siapa.
Photo by Pexels.com
Syahdan, ada guyonan-guyonan tentang para perempuan yang berkendara. Guyonan itu tersebar dari mulut ke mulut hingga dari status ke status. Banyak sekali jenisnya, tapi intinya satu saja.

Cerita-cerita itu intinya membicarakan tentang kemampuan kaum puan dalam berkendara yang melampaui makna rambu bahkan logika umumnya. Di sana digambarkan seolah perempuan punya logika sendiri dalam berkendara.

Catatan Kecil

Artikel : Lumbung Inspirasi

15:06

Identitas paling mudah dari anak muda adalah asyik.
Photo by pexel.com
Karangtaruna di Kabupaten Purbalingga telah memasuki babak baru. Jika tahun-tahun sebelumnya, berbagai kisah karangtaruna, baik di level kabupaten, kecamatan maupun desa cuma mirip coretan di dinding, maka mulai akhir tahun 2017 ini hasrat untuk menggeliat bisa lebih menyala.

Alasan utamanya, karena Pemerintah Kabupaten Kota Perwira sudah bulat hati mengucurkan duit sampai Rp 300 juta untuk organsasi sosial kepemudaan di tahun 2017. Jumlah ini tentu saja wow, mengingat pada pada tahun 2016 lalu, karangtaruna kabupaten “hanya” digelontor Rp 68 juta.

Catatan Kecil

Sajak yang Sama

13:43

Kita mudah membebek meski tanpa alasan jelas.
Photo by gratisography.com
Akan ku puji kau dengan bismillah
Akan ku sayang kau dengan bismillah
Akan ku rindu kau dengan bismillah
Akan ku kenang kau dengan bismillah

Catatan Kecil

Cinta Karena Terbiasa & Kisah Absurb Sore Hari

16:40

Setiap jalan menawarkan petualangannya masing-masing.
Photo by stockphotos.io
Sudah lebih dari sepekan ini, saya kembali bolak-balik dari Purbalingga ke Purwokerto. Lebih tepatnya dari Bobotsari ke Purwokerto. Malah mungkin bulan depan, jalurnya bergeser dari Bukateja ke Purwokerto. Beda jalur, tapi tetap sama rasa; desa.

Walaupun sudah bertahun-tahun hidup di Kota Satria, tapi sepekan terakhir kembali ngegas menuju Purwokerto tetap saja berat. Yang pertama, jelas urusan bangun pagi. Tapi yang utama, soal jarak tempuh yang terasa semakin jauh saja.

Padahal, saya baru berhenti dari aktifitas di kota yang punya kampus Unsoed ini, April 2016 kemarin. Tapi, rasanya sudah lama sekali. Seperti menahun, sampai berlumut.