Sajak Pagi Ini

07:05

Pura-pura tidak ingat siapa diri sendiri
Di pagi semacam ini, aku akan membangun semangat
Dengan pura-pura merasa tak ada yang gaduh di kota ini
Kegaduhan karena deru mesin kendaraan roda dua para pekerja dan siswa
Yang saling beradu keras, beradu cepat jadi raja jalanan

Di pagi semacam ini, aku akan membangun semangat
Dengan pura-pura lupa pemerintah pernah menyebut sepeda motor sebagai simbol kesejahteraan
Seperti presiden negera ini yang merasa gagah di depan IMF, seolah lupa bunga utang
Hah, sejahtera macam apa bila utang meraja di kantong

Di pagi semacam ini, aku akan membangun semangat
Dengan pura-pura udara di luar ruangan ini sangat segar dan asri
Anggap saja tak membaca berita-berita tentang kota kecil ini
UMK belum bisa terpenuhi, sekolah mahal, susahnya berobat bersanding dengan sikap koruptif

Di pagi semacam ini, aku akan membangun semangat
Dengan pura-pura nanti siang akan ada yang tersenyum dengan tulus
Sebuah senyuman yang diberikan karena ingin menghargai sesama
Bukan senyum indah hendak menghina dengan pandangan sebelah mata

Di pagi semacam ini, aku akan membangun semangat
Dengan pura-pura setelah aku bekerja dan dapat uang, bisa menabung
Pundi-pundi itu untuk ditukar dengan kebutuhan sehari-hari, yang konon, harganya kembali naik
Padahal sejak SBY berbicara soal harga BBM, harga sembako melonjak tak menanti lebaran

Di pagi semacam ini, aku akan membangun semangat
Seolah-olah, aku punya penyakit mendadak lupa seperti para tersangka korupsi
Jadi aku tak terlalu risau dengan krikil yang bakal menjadi aral
Jadi aku bisa senyum dan bungah, meski cuma seolah-olah

You Might Also Like

0 komentar